Mockup simulasi · seluruh data adalah dummy & tidak merepresentasikan data sebenarnya · by PT Antares Sintesa Digital untuk PT Berkah Bumi Sinergi

Lembaga Pembiayaan & Skema Pencairan

Skema pencairan dikonfigurasi per lembaga dan produk (bukan hardcode): tahap, persentase, syarat bukti, format surat. Istilah syariah (akad, margin) atau konvensional (bunga) mengikuti lembaga

Lembaga Mitra

4

3 syariah · 1 konvensional

Total Plafon Aktif

Rp 14,70 M

67 transaksi KPR

Sudah Cair

Rp 8,78 M

60% dari plafon

PKS Segera Habis

1

Bank BTN

LP-01 · KPR Griya Hasanah (Murabahah)

Bank BSI

7,25% eff. thn 1-3 · PKS PKS/BSI/2025/041 s/d 31 Des 2027 · Rizal Effendi 0812-6600-1001

Syariah
Tahap%Syarat bukti
Akad30%Akad + AJB/PPJB + foto akad
Atap40%Foto tutup atap ber-GPS, BAP pengawas
Unit Selesai20%BAST unit, foto finishing
Retensi10%Sertifikat balik nama + HT terpasang
24 pengajuan · plafon Rp 6,12 Mcair Rp 3,67 M · 20 tahap aktif

LP-02 · KPR Subsidi FLPP / KPR Platinum

Bank BTN

5% fixed (FLPP) / 8,5% floating · PKS PKS/BTN/2024/118 s/d 31 Des 2026 · Maya Sari 0813-7400-2002

Konvensional
Tahap%Syarat bukti
Akad20%Akad + AJB
Pondasi20%Foto pondasi naik ber-GPS
Atap30%Foto tutup atap, BAP pengawas
Unit Selesai20%BAST unit
Retensi10%Sertifikat balik nama + HT
29 pengajuan · plafon Rp 4,54 Mcair Rp 2,68 M · 46 tahap aktif

LP-03 · Pembiayaan Pemilikan Rumah iB

Bank Nagari Syariah

7,5% eff. · PKS PKS/BNS/2025/009 s/d 30 Jun 2027 · Afrizal 0812-6700-3003

Syariah
Tahap%Syarat bukti
Akad40%Akad + AJB
Atap30%Foto tutup atap ber-GPS
Unit Selesai20%BAST unit
Retensi10%Sertifikat balik nama + HT
13 pengajuan · plafon Rp 3,81 Mcair Rp 2,43 M · 12 tahap aktif

LP-04 · Pembiayaan Rumah Istishna

BPRS Carana Kiat Andalas

9% eff. · PKS PKS/CKA/2026/002 s/d 28 Feb 2028 · Yenti 0852-6300-4004

Syariah
Tahap%Syarat bukti
Akad50%Akad istishna
Atap30%Foto tutup atap
Unit Selesai20%BAST unit
1 pengajuan · plafon Rp 228 jtcair Rp 0 · 0 tahap aktif

Catatan meeting menyebut pencairan akad 30%, PDF menyebut 20% + pondasi 20%. Keduanya dimodelkan sebagai skema berbeda per lembaga (BSI 30% · BTN 20%+20%). Skema sebenarnya perlu dikonfirmasi dari PKS tiap lembaga.